Rabu, 24 Juli 2013

ANTARA KEMENANGAN & KEBENARAN MANHAJ (AJARAN)

Ketiga,
kemenangan tidak berarti kebenaran suatu manhaj (ajaran), dan pengorbanan besar belum (tidak) selalu menandakan keikhlasan ! Betapa banyak pihak yang menang sedangkan mereka adalah pelaku bid’ah.

Bahkan
Syi’ah Qaramithah pernah berkuasa di muka bumi selama seabad atau lebih, padahal mereka yang :
▬ membantai jama’ah haji,
▬ mencongkel Hajar Aswad dari tempatnya,
▬ dan berbuat kerusakan di muka bumi.

Bangsa Persia dan Romawi juga pernah berkuasa di muka bumi, demikian pula Tartar (Mongol), Inggris, dan Amerika; PADAHAL manhaj mereka semuanya rusak. |

Termasuk para penguasa muslim :
▬ yang kejam dan bengis,
▬ yang melenceng dari ajaran Islam yang lurus,
▬▬ juga pernah menguasai rakyat mereka selama puluhan tahun.

Setiap kemenangan dan kekuasaan suatu kaum, tidak harus menunjukkan bahwa yang bersangkutan menganut manhaj (ajaran) yang benar.

Namun
kaum muslimin HARUS melihat ucapan dan perbuatan yang bersangkutan, apakah :
▬ itu semua sesuai dengan Al Qur’an dan Sunnah,
▬▬ atau tidak seperti itu.

Berapa banyak orang yang berkorban dalam peperangan, tabah laksana pahlawan, akan tetapi menjadi penghuni Neraka ?

Ya,
sebab ia tidak melakukan semua itu karena Allah.

Bahkan di zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa sallam para sahabat menyaksikan ada seorang lelaki yang demikian hebat :
▬ mengobrak-abrik barisan musyrikin,
▬▬ hingga orang-orang mengiranya sebagai orang Islam terhebat,

akan tetapi
Nabi mengabarkan kepada mereka bahwa lelaki itu adalah penghuni Neraka !

Lantas
saat para sahabat menguntitnya,
mereka mendapatinya dalam sakaratul maut dan ia mengatakan: “Sesungguhnya aku berperang demi kaumku”[3].

Jadi,
▬ dia tidak berperang demi Allah ‘Azza wa Jalla,
▬▬ alias ia berperang demi kepentingan, dan kemenangan serta ketabahannya di medan perang berangkat dari asas yang batil.

Selengkapnya di :
KIZAH HIZBULLAH 3
Tulisan : Ustadz Abu Hudzaifah Al-Atsary ~hafidzohullah~
http://basweidan.wordpress.com/2009/10/23/kisah-hizbullah-3/#comment-980 
Via : Orcela Puspita
https://www.facebook.com/Orcela/posts/10200491819680502

Tidak ada komentar:

Posting Komentar